Loading...

Pemberdayaan Petani Daun Semanggi Di Kampung Semanggi Melalui Efesiensi Pengeringan Daun Menggunakan Teknologi Pengering Berbasis Energi Listrik Panel Surya Dan Iot.

Innovillage
Share post:

Mitra dalam program ini adalah “Kampung Semanggi” di Desa Kendung, Kec. Benowo, Kota Surabaya. Kampung Semanggi mempunyai pedagang semanggi baik mentah maupun olahan semanggi berasal dari daerah ini. Mulai dari petani semanggi, pengepul daun semanggi, sampai pedagang pecel semanggi dan olahan semanggi lainnya. Adapun mitra yang menjadi mitra Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) ini adalah 10 pedagang semanggi di Kendung RT 07 RW III. Kondisi kegiatan usaha mereka ada yang sudah mulai mengalami peningkatan, ada yang masih diam di tempat, dan ada yang mengalami penurunan. Pokok permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah manajemen proses produksi belum efisien dan akses pemasaran yang masih konvensional serta tidak adanya sarana yang bisa memfasilitasi mereka untuk membentuk komunitas. Namun permasalahan yang dihadapi oleh petani daun semanggi adalah prosespengeringan yang tergantung sinar matahari. Ketika musim hujan, proses pengeringandaun semanggi dengan sinar matahari menjadi terhambat, sehingga proses pengeringan daun semanggi menjadi lebih lama atau bahkan bila udara terlalu lembab dapat merusak produk karena dihinggapi mikro organisme. Akibatnya, daun semanggi membusuk kuning coklat sehingga tidak layak dikonsumsi. Berdasarkan latar belakang permasalahan yang dialami oleh petani semanggi di Desa Kendung, tim mengajukan usulan solusi melaluipenggunaan alat pengering daun melalui IoT (Internet of Thing) dan mandiri energi. Pada deskripsi singkat ini juga, diharapkan menjelaskan poin-poin di bawah ini :

1. Proses apa saja yang dilakukan selama implementasi:

● pembuatan alat di workshop

● sosialisasi bersama masyarakat setempat

● pembelian alat alat di toko

● penginstalan panel surya dan pemasangan batre

● pemasangan arduino dan penginstalan pada mesin pengering daun semanggi

● pengujian dan lama nya pengeringan pada mesin daun semanggi

2. hasil yang dicapai sangat memmuaskan dan mesin yang diciptakan juga diterima dengan senang hati dengan mitra dengan antusiasme yang sangat tinggi

3. proses pengeringan daun semanggi sudah tidak lagi mengalami kendala cuaca saat hujandan proses pengeringan lebih cepat,efisien dan lebih higienis

4. kolaborasi terjadi sangat baik dan berjalan sesuai rencana yang diharapkan dan dosen pembimbing yang selalu mengasih bimbingan dan tanggung jawab penuh kepada team ini 

5. banyak masyrakat yang berharap pada mesin pengering semanggi karena mesin ini efisien dan tidak memakan biaya listrik pln karena sudah menggunakan sistem panel surya


Dampak Sosial Penggunaan mesin pengering daun semanggi berbasis energi listrik panel surya dan IoT (Internet of Think) sangat membantu proses pengeringan daun semanggi menjadi lebih mudah terutama pada saat musim penghujan yang biasanya dijemur di terik matahari maka daun dapat dikeringkan menggunakan mesin pengering daun semanggi berbasis energi listrik panel surya dan IoT. Higienitas pengeringan daun semanggi dengan mesin pengering dapat dijaga. Jika pengeringan daun semanggi yang dijemur langsung di terik matahari di bahu jalan kampung higienitas tidak bisa dijaga. Dengan IoT pengoperasian mesin dapat dilakukan jarak jauh menggunakan handphone android mitra petani.


Dampak ekonomi:

Waktu pengeringan daun semanggi langsung di terik matahari yang biasanya membutuhkan waktu 5-6 jam ( mulai jam 9 siang sampai dengan jam 3 sore), dengan menggunakan mesin pengering daun semanggi berbasis energi listrik panel surya dan IoT membutuhkan waktu pengeringan 2 jam. Sehingga dalam satu hari petani daun semanggi mampu mengeringkan daun dua kali lipat lebih banyak dibanding sebelum menggunakan teknologi mesin pengering daun semanggi berbasis energi listrik panel surya dan IoT. Sehingga permintaan konsumen dapat dipenuhi dua kali lipat lebih banyak dari biasanya. 

Dampak lingkungan:

Pengoperasian mesin pengering daun semanggi berbasis energi listrik panel surya dan IoT ini memanfaatkan energi listrik dari panel surya sehingga sangat ramah lingkungan energi yang dibutuhkan. Selain itu proses pengeringan daun semanggi yang sebelumnya di keringkan di terik matahasri di bahu – bahu jalan di kampung yang agak mengganggu aktivitas jalan, sekarang tidak terjadi hal itu karena pengeringan daun sudah menggunakan mesin pengering daun semanggi berbasis energi listrik panel surya dan IoT.



yuk lihat keseruannya disini : https://youtu.be/S_v1LmAWJtU

#Innovillage2022 #DigitalUntukSemua
Share post:
Top