Loading...

Inovasi Teknologi untuk Kemandirian Penyandang Tunanetra

01 November 2024
Telkom University Surabaya

Projek

  • Judul:Inovasi Teknologi untuk Kemandirian Penyandang Tunanetra
  • Tanggal:01 November 2024 - 01 Februari 2025
  • Lokasi Sosial Projek:JAWA TIMUR, SURABAYA, BENOWO, SEMEMI.

Inovator

  • Perguruan Tinggi:Telkom University Surabaya
  • Ketua:Nur Cahyani Astika Fauzi
  • Angota#1:Nur Cahyani Astika Fauzi, Adelia Nafiatul Farida, Dinda Maya Aprilia

SDGs

Pendidikan Bermutu Mengurangi Ketimpangan

Share

Deskripsi

SEBUAH inovasi teknologi muncul untuk memberikan harapan baru bagi para penyandang tunanetra. Aplikasi AI TunaNetra, yang dikembangkan oleh tim mahasiswa Telkom University, menawarkan solusi cerdas yang memungkinkan penyandang disabilitas penglihatan untuk lebih mandiri. Teknologi ini menggunakan sensor LIDAR, kamera real-time, dan panduan suara interaktif untuk membantu penggunanya mengenali lingkungan sekitar dan bergerak dengan lebih aman. Proyek ini berawal dari keprihatinan terhadap tantangan yang dihadapi siswa tunanetra di SLB Tunas Mulya, Surabaya. Banyak dari mereka yang masih bergantung pada orang lain untuk beraktivitas, terutama dalam hal mobilitas dan pengenalan lingkungan. Meskipun alat bantu seperti tongkat lipat sudah membantu, mereka masih mengalami keterbatasan dalam navigasi. Oleh karena itu, AI TunaNetra hadir sebagai solusi berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan para penggunanya untuk mendeteksi objek di sekitar, memperoleh panduan navigasi, serta mengetahui lokasi penting seperti pintu, tangga, dan lift. Proses pengembangan aplikasi ini melibatkan beberapa tahap, dimulai dengan survei dan observasi di SLB Tunas Mulya untuk mengidentifikasi kebutuhan pengguna. Setelah itu, tim merancang dan mengembangkan prototipe aplikasi yang melibatkan integrasi perangkat keras seperti sensor LIDAR dan kamera dengan perangkat lunak canggih.Pengujian dilakukan di lingkungan sekolah untuk memastikan aplikasi berjalan dengan baik dalam berbagai skenario, seperti navigasi dalam ruangan dan mengenali objek. Hasilnya, aplikasi ini mampu mendeteksi objek dengan akurasi hingga 90% menggunakan model YOLO. Implementasi aplikasi AI TunaNetra di SLB Tunas Mulya membawa dampak positif yang signifikan bagi para siswa. Sebelum adanya aplikasi ini, banyak siswa yang merasa kesulitan dalam bergerak dengan mandiri. Namun, setelah menggunakan AI TunaNetra, mereka melaporkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri dan kemandirian. Salah seorang siswa, Raisa, menyatakan bahwa aplikasi ini sangat membantunya dalam navigasi di sekitar sekolahtanpa harus bergantung pada orang lain. Selain itu, para guru dan orang tua juga merasakan manfaat dari aplikasi ini, karena memberikan rasa aman dan mendukung proses pembelajaran yang lebih inklusif. Dengan berbagai manfaat yang dirasakan, AI TunaNetra tidak hanya membantu penyandang tunanetra di lingkungan sekolah, tetapi juga berpotensi untuk diperluas ke SLB lainnya dan tempat umum yang ramah disabilitas. Pada tingkat yang lebih luas, aplikasi ini membuka peluang untuk peningkatan kualitas hidup penyandang disabilitas, terutama dalam hal aksesibilitas dan mobilitas. Bahkan, aplikasi ini dapat diintegrasikan dengan perangkat wearable lain, seperti kacamata pintar, untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Tidak hanya itu, proyek ini juga berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat lokal. Pengguna aplikasi mendapatkan pelatihan teknologi, sementara pengembang lokal diberi kesempatan untuk terus mengembangkan fitur aplikasi, membuka peluang kerja, dan menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu, dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat, seperti peningkatan aksespendidikan dan mobilitas yang lebih aman, turut berkontribusi pada pemberdayaan penyandang disabilitas. Namun, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan akses teknologi di beberapa daerah dan kebutuhan untuk pengembangan lebih lanjut agar aplikasi ini lebih kompatibel dengan perangkat lain. Meskipun demikian, keberlanjutan proyek ini dijamin dengan adanya roadmap yang dirancang hingga 2026, dengan tujuan untuk terus mengembangkan aplikasi ini dan menjangkau lebih banyak individu dan komunitas yang membutuhkan.

Top