Penanganan Buta Huruf Al-Qur’an Braille dengan Qur’an Tunanetra App
Berdasarkan estimasi Kementerian Kesehatan RI, jumlah tunanetra di Indonesia adalah 1,5 % dari seluruh penduduk. Jika saat ini penduduk Indonesia berjumlah 250 juta, berarti, sekurang-kurangnya saat ini ada 3,750,000 tunanetra, baik kategori buta maupun lemah penglihatan. Sebanyak 430 ribu warga di Jawa Barat merupakan penyandang tunanetra. Jumlah tersebut merupakan yang terbesar atau setara 1,5 persen penduduk di Indonesia. Kondisi ini tentunya menjadi perhatian khusus bagi Pemprov Jabar. Salah satu daerah yang mengalami masalah tunanetra yang tinggi di Jawa Barat yaitu Kabupaten Bandung, dimana masih satu kota dengan tempat tinggal salah satu anggota tim kami, yaitu Niesya Yulianny Buta huruf bagi tunanetra merupakan permasalahan yang sedang dihadapi oleh negara- negara di dunia, termasuk Indonesia. Hal ini mengacu pada agenda Sustainable Development Goals (SDGs) yang terdiri dari 17 tujuan yang disepakati oleh anggota PBB, dimana tunanetra menjadi salah satu target yang diperhatikan. Tunanetra sendiri masuk dalam indikator yang perlu dicapai pada tujuan keempat SDGs yaitu Meningkatkan Kualitas Pendidikan terutama di bidang buta huruf Al-Qur’an Braille. Indikator penyelesaian masalah tunanetra yaitu para tunanetra telah melakukan kreasi dan inovatif seperti pelatihan, cabangolahraga, dan lowongan pekerjaan.
Berdasarkan permasalahan yang telah kami identifikasi, kami menawarkan solusi untuk mengatasi buta huruf Al-Qur’an Braille dengan aplikasi Qur’an Tunanetra yang merupakan platform edukasi promotif untuk meningkatkan pengetahuan tunanetra dalam rangka pencegahan buta huruf Al-Qur’an Braille yang berbasis aplikasi android. Qur’an Tunanetra memiliki beberapa fitur, diantaranya fitur Baca Ayat Qur’an, Sebut Nama Surat Qur’an, Cari Surat Qur’an, Autoplay Qur'an, Perulangan Baca Satu Surat Qur’an.
yuk lihat keseruannya disini : https://youtu.be/0iu-7vGwlo8