Loading...

Pemetaan Air Layak Konsumsi Berdasarkan Tingkat Kesadahan, Salinitas, dan Kadar pH Menggunakan Mikrokontroler di Desa Playen, Kabupaten Gunungkidul

Innovillage
Share post:

Pemetaan ini berdasarkan pada data yang didapatkan pada implementasi lapangan pada periode pertama dan kedua. Tujuan dari dilakukannya pemetaan ini adalah sebagai informasi tambahan kepada masyarakat dan pihak-pihak yang membutuhkan mengenai area Desa Playen dengan tingkat dari masing-masing indikator air layak minum.

Kami melakukan persiapan sosialisasi dan pelatihan pada tanggal 6 - 10 November 2022. Dalam persiapan ini, kami menentukan target audience dari masing-masing kegiatan tersebut. Sosialisasi mempunyai target warga dan Kepala Dusun di masing-masing Desa Playen, sedangkan pelatihan hanya diterima oleh Kepala Dusun di Desa Playen. Tim hanya memberikan pelatihan kepada Kepala Dusun karena berdasarkan pertimbangan kami, alat penguji kualitas air sebaiknya hanya dapat dioperasikan oleh perangkat desa saja untuk meminimalisir kerusakan pada alat sehingga apabila ada warga yang ingin menguji kualitas sumber airnya dapat meminta kepada Kepala Dusun. Dalam persiapan sosialisasi dan pelatihan, tim mempersiapkan segala kebutuhan dalam tahap sosialisasi dan pelatihan seperti buku panduan, standing banner, materi sosialisasi dan pelatihan, serta memastikan kondisi alat dalam keadaan baik.

Sebelum sosialisasi dan pelatihan langsung kepada warga dan Kepala Dusun, kami mengecek kondisi alat apakah terdapat kerusakan atau tidak. Sama seperti tahap pemeliharaan alat sebelumnya kami mengecek kondisi alat secara menyeluruh baik secara hardware maupun software. Dalam uji coba secara hardware, tim memastikan tidak terdapat kerusakan pada perangkat keras alat seperti adaptor, sensor konduktivitas, sensor pH, box elektronik, dan rangkaian kabel dalam alat, sedangkan pengujian secara software, tim memastikan tidak terdapat kesalahan dalam hasil pengukuran.

Setelah sosialisasi, pelatihan, dan serah terima alat tahap pertama dan kedua dilaksanakan kegiatan selanjutnya adalah pemantauan pengujian mandiri masyarakat. Dalam tahap ini kami tetap mengawasi warga dan perangkat dusun dalam mengoperasikan alat pengukur kualitas air. Kami secara rutin menanyakan kendala apa yang ditemukan warga dan perangkat dusun dalam menggunakan alat tersebut. Sampai saat laporan ini dibuat belum ditemukan kendala pada pengimplementasian alat secara langsung oleh warga dan perangkat dusun. Apabila dalam kegiatan ini ditemukan kendala atau terjadi kerusakan alat maka kami akan kembali ke dusun tersebut untuk melakukan perbaikan.

Video implementasi project klik disini.

#Innovillage2022 #DigitalUntukSemua
Share post:
Top