Pemanfaatan Elemen Peltier Sebagai Kotak Pendingin dan Penghangat (Pelsend) Berbasis Iot
Desa Kalen adalah sebuah desa di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora yang 90% penduduknya bekerja sebagai petani. Desa Kalen dikategorikan sebagai salah satu desa tertinggal di Kabupaten Blora (Sumber: Blora News 24 Juli 2022). Salah satu kebiasaan masyarakat desa adalah setiap pagi hari pergi ke pasar untuk berbelanja sayur, daging, dan bumbu masak. Hal ini disebabkan bahan-bahan makanan tersebut cepat membusuk dan tidak bisa dikonsumsi setelah terpapar udara terbuka. Hal ini menjadi permasalahan pada Desa Kalen karena masyarakat mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli bahan-bahan makanan setiap harinya.
Mengingat kemampuan ekonomi yang lemah, masyarakat Desa Kalen belum bisa membeli kulkas dan belum mampu untuk membayar tagihan listrik. Selain itu, kulkas juga memiliki beberapa kelemahan antara lain membutuhkan tempat yang luas dan tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah teknologi sistem pendingin yang menggunakan elemen peltier dengan sumber energi dari panel surya dan listrik PLN (hybrid). Selain efek pendinginan, elemen peltier juga dapat dimanfaatkan untuk menjaga dan menghangatkan dari bahan-bahan makanan. Pemanfaatan Elemen Peltier sebagai Kotak Pendingin dan Penghangat (PELSEND) menggunakan kotak coolerbox agar penyebaran udara dingin dan hangat tidak keluar ke lingkungan. Sehingga sistem pendingin dan penghangat ini menjadi solusi murah untuk warga Desa Kalen menyimpan makanan dan minuman agar dapat bertahan lebih lama.
Pemanfaatan Elemen Peltier sebagai Kotak Pendingin dan Penghangat (PELSEND) akan didistribusikan untuk masyarakat Desa Kalen RT 004/002, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora. Proses pembuatan PELSEND ini melibatkan Perangkat Desa, 25 Ibu-ibu PKK,dan 10 anggota karang taruna serta didampingi oleh 10 mahasiswa Prodi Teknik Mesin kilang PEM Akamigas.
Intip keseruan implementasinya disini : https://youtu.be/J_TNLUTfT9o