e-PALET: Pemberdayaan Teknologi IoT untuk Infrastruktur Budidaya Ikan Lele dalam Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Produktivitas Ekonomi.
Kegiatan implementasi periode akhir social project e-PALET
telah dilaksanakan mulai dari tanggal 9 November 2022 – 28 November 2022.
Proses implementasi tahap kedua dari kegiatan sosial project kepada petani ikan
lele di Desa Banjarangkan dijabarkan menjadi 10 alur yang sistematis sehingga
semua tahapan kegiatan yang dilakukan TIM dan pihak-pihak terkait dapat
dijelaskan secara lebih rinci. Berikut ini alur yang telah kami lakukan selama
proses implementasi tahap kedua.
Pada tahap akhir dari kegiatan implementasi social project,
kami selalu berkoordinasi bersama TIM SIKI, dimana terdiri dari 3 orang
mahasiswa, ketua TIM bernama I Gede Fajar Pramana, Anggota 1 bernama I Gede
Dama Aditya dan Anggota 2 bernama I Gede Restu Santika. Koordinasi kami lakukan
di lingkungan kampus INSTIKI agar memudahkan untuk berkumpul, mengingat saat
ini sudah memasuki perkuliahan Semester Ganjil 2022/2023 sehingga semua tim
bisa berkumpul disaat setelah selesai kegiatan perkuliahan. Pada tahap ini kami
berdiskusi untuk uji coba dan implementasi akhir dari alat E-PALET, dari
penentuan waktu dan metode pengukuran untuk uji coba alat dalam implementasi
program sosial project di Desa Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Provinsi
BALI. Mengingat kegiatan implementasi dibagi menjadi tiga periode sehingga kami
mengoptimalkan untuk periode akhir dalam melakukan proses koordinasi lanjutan
terkait implementasi alat dilokasi dengan dosen pendamping, menentukan lama uji
coba alat, melakukan pemasangan dilokasi dan uji lapangan dari alat e-PALET
terkait. Selain itu pada saat berkoordinasi dengan TIM untuk saling
mengingatkan adanya progress yang dilakukan pada setiap harinya terkait
mensukseskan implementasi kegiatan sosial project periode akhir. Setelah proses
koordinasi bersama TIM mendapatkan hasil dan kesempakatan bersama, selanjutkan
kami berkoodinasi dengan dosen pendamping terkait waktu dan cara-cara menetukan
uji coba dan uji lapangan dari alat EPALET.
Tahap selanjutnya dari progress akhir dari implementasi
sosial project yang lakukan adalah berkoordinasi dengan Dosen Pendamping dari
TIM SIKI yaitu Bapak Anak Agung Gde Ekayana, S,Pd., M.Pd, beliau merupakan
salah satu dosen di Program Studi Sistem Komputer. Pada saat berkoodinasi Dosen
pendamping banyak memberikan arahan dan masukan kepada kami pada tahap akhir
ini, antara lain (1) untuk mempersiapkan waktu dalam implementasi akhir di
lokasi implementasi; (2) melakukan uji coba alat secara real time dihidupkan
untuk menganalisis error yang terjadi; (3) buat jadwal dan sepakati untuk
secara berkelanjutkan datang ke desa lokasi tujuan, sehingga dapat melakukan
uji lapangan alat e-PALET di lokasi implementasi untuk dapat memaksimalkan
kebutuhan dari petani ikan lele dalam mengatur pemberikan pakan ikan lele. Saat
TIM berkoordinasi dengan dosen pendamping, kami memberikan hasil pembuatan alat
e-PALET agar mendapatkan masukan dan koreksi dari dosen pendamping, apakah alat
yang telah kami susun sesuai dengan bentuk usulan yang telah dirancang
sebelumnya. Dosen pendamping juga memberikan masukan ke dalam uji coba alat
e-PALET untuk bisa memaksimalkan mekanik yang digunakan untuk pemberian pakan
dan mengatur delay untuk menentukantakaran pemberian pakan dalam sekali proses
pemberian pakan. Saran dan masukan yang diberikan oleh dosen pendamping dan
petani ikan lele yang ada di desa Banjarangkan kami catat untuk nantinya
sebagai acuan revisi dari alat E-PALET, sehingga solusi yang kami lakukan dapat
sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh petani ikan lele di desa
Banjarangkan. Pada momen ini kami berdiskusi cukup banyak dengan dosen
pendamping terkait dengan perubahan-perubahan yang terjadi pada saat
implementasi tahap awal dan tengah, dimana pada mikrokontroler yang awalnya
menggunakan Arduino mega kami lakukan penggantian menggunakan node MCU
dikarenakan lebih stabil dalam menangkap
Pada tahap akhir yang selanjutnya kami lakukan adalah melanjutkan kegiatan sosial project yang telah diberikan ijin oleh pihak desa. Perbekel Desa (Kepala Desa) memberikan apresiasi kepada kami terkait kegiatan yang akan dilakukan tersebut, selanjutnya pihak desa memberikan arahan kepada kami untuk berkoordinasi juga kepada kepada lingkungan desa Banjarangkan, untuk dapat diketahui bahwa ada kegiatan ini di wilayah desa Banjarangkan. Pihak Desa menyambut positif kegiatan ini dengan memberikan ijin kepada TIM SIKI untuk dapat melanjutkan kegiatan impelmentasi dari sosial project yang telah diusulkan. Pada saat berkoordinasi dengan pihak desa banyak arahan yang diberikan salah satunya adalah etika dan tata krama selama mengerjakan social project agar tidak menimbulkan kegaduhan di lokasi Selain itu pihak desa juga memberikan arahan untuk selalu mengenakan atribut kegiatan berupa almamater atau rompi yang telah diberikan oleh panitia, sehingga jika ada masyarakat yang melihat bisa langsung mengetahui bahwa ada mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan dilokasi tersebut. Selain berkoordinasi dengan pihak desa, kami juga melanjutkan berkoodinasi dengan mitra yaitu petani ikan lele di Desa Banjarangkan, dimana pada kesempatan tersebut diwakili oleh Bapak Ngurah Sucipta selaku petani ikan lele yang ada di Desa Banjarangkan. Dalam kesempatan ini kami didampingi juga dengan dosen pendamping menyampaikan keberlanjutan dari kegiatan implementasi di lokasi tersebut. Pada momen ini masyarakat pembudidaya ikan lele merasa sangat senang ada bantuan dan kegiatan yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa ke Desa Banjarangkan di lokasi pembudidaya ikan lele. Pada kesempatan ini kami melakukan uji coba alat yang telah kami rancang untuk dapat mengimplementasikan pada kolam ikan lele dan kami meminta kesedian masyarakat petani ikan lele yang ada di lokasi untuk dapat membantu baik berupa waktu dan tenaga pada saat kegiatan implementasi. Saat dilokasi, kami melakukan pemasangan alat pada kolam ikan dan mengatur jarak dari tempat pakan ke media pantul dan waktu pemberian pakan untuk memastikan ukuran, jumlah dan posisi dari alat e-PALET yang akan dirancang bangun agar sesuai dengan kebutuhan dari petani ikan lele.
Video implementasi project klik disini.