DESABERDAYA.ID: Digitalisasi Sistem Informasi Desa sebagai Upaya Pembangunan Desa yang Partisipatif
Koordinasi internal tim Desaberdaya.id ini rutin kami lakukan dalam rangka untuk monitoring dan evaluasi progres masing-masing person baik secara sistem program maupun substansi materi tentang desa. Pada koordinasi kali ini, kami membahas perihal perkembangan pembuatan sistem aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) dan mempersiapkan rekayasa kelembagaan desa. Koordinasi dilaksanakan pada hari Rabu (9/11) di warung bokongsemar, Desa Singosaren. Hasil dari koordinasi ini adalah diseminasi informasi dan pembagian tugas serta melanjutkan peneymempurnaan dan finaslisasi aplikasi. Untuk kegiatan terdekat kami akan fokus untuk prosesi foto produk UMKM warga yang akan kami masukan dalam sistem gerai ekonomi warga desa. Dan untuk rekayasa kelembagaan kami akan nerkoordinasi dengan lembaga Sanggar Inovasi Desa untuk sharing dan rencana kolaborasi dalam konteks penyusunan materi tentang rekayasa kelembagaan.
Koordinasi dengan dosen pembimbing pak Yuyun selalu kita lakukan pasca internal tim koordinasi. Koordinasi dalam hal ini tentunya kami update progras terkait implementasi program dan pembuatan sistem aplikasi. Dosen pembimbing mengapresiasi laporan update tim dan membeirkan saran dan masukan agar sesegara mungkin untuk menyelesaikan proses pembuatan sistem aplikasi. Pada pertemuan ini kami juga meminta agar dose pembimbing dapat memberikan pengetahuan tentang pembangunan dan pengambilan kebijakan pemerintah. Hasil dari koordinasi ini, diusahakan dosen pembimbing akan ikut memberikan pemaparan terkait mekanisme pengambilan kebijakan dan pembangunan desa dari perspektif akademisi.
Kegiatan sosialiasi ini kami laksanakan pada hari minggu (13/11) bersama UMKM dalam rangka untuk menjelaskan maksud dan tujuan dari proses pengambilan gambar produk UMKM milik warga. Kegiatan ini berlangsung secara lancar dengan melibatkan pemiliki UMKM yang ada di Desa Singosaren. Muatan materi yang kami sampaikan adalah berkaitan dengan edukasi mengenai pentingnya branding produk dan mengajak UMKM dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan foto produk yang menjadi bagian dari Branding UMKM Desa. Maksud dan tujuan edukasi tersebut berkaitan dengan sistem yang kami kembangkan khususnya gerai ekonomi warga, dimana gerai ekonomi berbasis digitalisasi tersebut adalah agar produk UMKM warga dapat dikenal oleh khayak umum diluar warga Desa Singosaren. Dalam kegiatan ini, respon pemilik UMKM sangatlah antusias dan memberikan respon positif, karena selama ini produk-produk UMKM hanya dipasarkan dalam pasar tradisional dan dikenal oleh khayalak internal warga desa Singosaren sendiri.
Pasaca kami melakukan sosiaslisasi maksud dan tujuan, tim Desaberdaya.id melaksanakan proses pengambilan gambar kepada UMKM. Dalam hal ini UMKM yang terlibat berjumlah 20 UMKM. Tujuan dari proses pengambilan foto ini adalah dalam rangka untuk memudahkan UMKM memasarkan dagangannya secara digital sekaligus supporting paralel keberadaan Pasar Desa Digital buatan tim Desaberdaya.id. Proses pengambilan foto ini kami laksanakan pada hari selasa (15/11) dengan mendatangi langsung gerai UMKM miliki warga. Berikut data daftar UMKM beserta kontak person yang terlibat dalam kegiatan ini.
Setelah proses pembuatan sistem aplikasi SID selesai, tim internal Desaberdaya.id melakukan uji coba trial and error dalam rangka untuk mengecek sistem yang eror maupun masih terdapat bug dan melakukan koreksi secara minor terhadap aplikasi yang dibuat. Proses uji coba ini kami lakukan pada hari kamis (17/11), dalam prosesi uji coba ini kami memonitong dan mengevaluasi efektivitas dan efisiensi sistem aplikasi SID mulai dari sistem administrasi, pelaporan, dan gerai ekonomi warga.
Video implementasi project klik disini.