CheckItMom : Aplikasi Scrining Mandiri Tumbuh Kembang dan Potensi Stunting Anak
Pada laporan periode ke -3 kegiatan Innovillage 2022, tim CheckitMom sudah melakukan pendampingan dan melakukan evaluasi terhadap kader serta orang tua balita dalam menggunakan aplikasi CheckitMom sesuai dengan data yang diperoleh saat pelaksanaan periode kedua. Berbagai kegiatan sudah dilakukan dalam tahapan ketiga ini seperti memberikan pendampingan penggunaan aplikasi agar kader posyandu secara mandiri bisa melaksanakannya, serta menyempurnakan aplikasi dan kegiatan. Dalam kegiatan yang telah dilakukan tentu tim CheckitMom yang terdiri dari ketua tim Luh Laksmi Mahayuni dan 2 orang anggota yaitu Putu Eka Aprilya Purwanti serta I Komang Sasra Wiardana melaksanakan tugasnya sesuai dengan jobdecs masing-masing.
Pada tahap awal periode ketiga, kami tim CheckitMom melakukan rapat koordinasi dengan seluruh anggota. Rapat ini dilakukan bertujuan untuk mengkoordinasikan dan menyusun serangkaian acara pendampingan dan pelatihan yang akan dilakukan di Puskesmas Sukasada 1 bersama para kader BKD, dan tenaga kesehatan Puskesmas Sukasada. Rapat koordinasi ini di pimpin oleh ketua tim yakni Luh Laksmi Mahayuni dan di damping oleh Dosen Pembimbing. Dalam rapat koordinasi ini ketua tim membagi jobdesc tambahan seperti menjadi Master Of Ceremony adalah anggota 1 yaitu Putu Eka Aprilya Purwanti sedangkan anggota 2 menjadi operator sekaligus pemateri. Dalam melakukan rapat koordinasi ini, tim CheckitMom sekaligus melaksanakan gladi untuk menunjangnya kegiatan pelatihan dan pendampingan Kader BKD terlaksana dengan baik.
Pelaksanaan periode ketiga ini tim CheckitMom lebih banyak berinteraksi dengan tenaga kesehatan Puskesmas Sukasada 1, Bidan Desa dan kader yang telah terbentuk. Dalam interaksi ini tim CheckitMom melakukan pendampingan kepada para kader dalam menggunakan aplikasi CheckitMom ini. Dalam kegiatan pendampingan para kader, acara dibuka langsung oleh kepala Puskesmas Sukasada 1, dengan pesertanya berjumlah 30 orang yaitu kader posyandu di Desa Tegallinggah. Pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada kader BKD terkait pendataan ibu dan anak, kemudian menjelaskan langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam penggunaan aplikasi CheckitMom. Para kader sangat antusias dalam kegiatan pedampingan dan pelatihan Aplikasi Skrining Mandiri Tumbuh Kembang Anak dan Potensi Stunting, ditunjukkan dengan adanya sikap rasa ingin tahu fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi serta seluruh peserta menyimak dengan baik semua penjelasan yang telah disampaikan.
Pada periode ketiga ini, pendampingan kader posyandu tidak hanya dilakukan di Puskesmas saja melainkan pendampingan kader BKD dilakukan di Posyandu Ratna 2 yang sudah terlaksana pada tanggal 16 November 2022. Dalam pelaksanaan Posyandu ini dihadiri sekitar 30 peserta yaitu orang tua balita yang datang ke posyandu untuk mendapatkan pelayanan imunisasi dan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak. Melalui kesempatan ini tim CheckitMom melakukan evaluasi keberhasilan dari pendampingan dan pelatihan kader yang telah dilaksanakan sebelumnya. Dari kegiatan ini menunjukkan para kader sudah mampu mendampingi para orang tua balita dalam menggunakan Aplikasi Skrining Mandiri Tumbuh Kembang Anak dan Potensi Stunting.
Kesan Aplikasi Skrining Mandiri Tumbuh Kembang Anak dan Potensi Stunting, dimata masyarakat yakni sangat membantu dalam mendeteksi secara dini terjadinya keterlambatan, maupun potensi adanya stunting pada anak mereka, tidak terlalu memakan banyak waktu dalam melakukan skrining, dan tidak memakan banyak biaya dalam penggunaan aplikasi ini. Dengan adanya tim innovillage Undiksha (Tim CheckitMom) dapat memberikan penerangan dan pengetahuan kepada masyarakat betapa pentingnya tumbuh kembang anak di masa keemasan yaitu BALITA. Sehingga dengan adanya pemanfaatan aplikasi ini dapat membantu masyarakat khususnya para orang tua balita di Desa Tegal Linggah dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara mandiri.
Video implementasi project klik disini.