Loading...

Penciptaan One-Stop Marketplace secara Online bagi Pengrajin Sepatu Cibaduyut untuk Menghadapi Globalisasi

28 Oktober 2020
Telkom University

Projek

  • Judul:Penciptaan One-Stop Marketplace secara Online bagi Pengrajin Sepatu Cibaduyut untuk Menghadapi Globalisasi
  • Tanggal:28 Oktober 2020 - 06 Desember 2020
  • Lokasi Sosial Projek:Jawa Barat, Kota Bandung, Bojongloa Kidul, Cibaduyut.

Inovator

  • Perguruan Tinggi:Telkom University
  • Ketua:Suciati Puspitaningrum
  • Angota#1:Aura Sukma Andini
  • Angota#2:Prayoga Ananta

SDGs

Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi Infrastruktur, Industri dan Inovasi

Share

Deskripsi

Secara umum, industri fashion dikenal sebagai industri yang kompetitif. Fashion sebagai industriekonomi kreatif mampu berkontribusi sekitar 18,01% atau Rp116 trilliun kepada PDB Ekonomi kreatif, hal ini menunjukkan betapa besar potensi yang ada di industri fashion. Sepatu sebagai bagian dari fashion dipergunakan manusia untuk banyak hal, mulai dari keamanan dalam bekerja hingga digunakan untuk penunjang penampilan. Dikutip dari artikel di Kementrian Perindustrian, Indonesia masuk sebagai produsen alas kaki terbesar ke-4 di dunia dibawah Tiongkok, India, dan Vietnam. Per tahun 2018 Indonesia memproduksi 1,41 milliar pasang sepatu. Salah satu kawasan industri sepatu adalah Cibaduyut. Kualitas yang mumpuni banyak menarik pelanggan untuk membeli di Cibaduyut, hal ini tidak terlepas dari keahlian serta pengalaman yang dimiliki pengrajin Cibaduyut.

Berdasarkan data dari Kecamatan Bojongloa Kidul, pada bulan September 2020 jumlah unit usaha pada industri sepatu dan produk kulit lainnya terdapat 248 yang terdiri dari pengrajin dan penjual sepatu di Cibaduyut. Namun akhir-akhir ini banyak pengrajin yang gulung tikar, hal ini disebabkan oleh ketidaksiapan pengrajin Cibaduyut dalam era globalisasi dan diperparah dengan adanya pandemic Corona Virus, faktor lain yang mempengaruhi adalah pengrajin Cibaduyut yang belum memanfaatkan teknologi secara optimal. Tidak hilang akal, beberapa pengrajin Cibaduyut menyalurkan sepatunya ke beberapa merek terkenal. Namun, setelah dilakukan riset dengan metode wawancara bersama Pak Rafli dari CV. Rheva Effendi pada tanggal 11 Maret 2019, diketahui pembayaran sepatu yang dibeli oleh merek ternama dilakukan 3 bulan sekali bahkan dengan cara dicicil, sedangkan dalam bisnis memerlukan modal sebagai perputaran keuangan dalam usahanya serta membayar pegawai. Selain itu perbedaan harga yang dijual dari pengrajin bisa 10x lipat lebih rendah dibanding dengan harga jual dari merek tersebut. Hal ini menjadi perhatian bagi kami untuk membuat website yang kami khususkan untuk pengrajin Cibaduyut, yang diharapkan dapat memajukan usaha industri sepatu Cibaduyut.

Adapun gambaran umum solusi dari permasalahan yang ada berupa pembuatan platform sebuah website jual beli yang dikhususkan untuk pengrajin dan penjual alas kaki di Cibaduyut. Dengan kemudahan penggunaan website yang diberikan serta kemudahan mengetahui perputaran uang dari transaksi yang telah ada. Selain itu pemberian edukasi entreupreuner khusu untuk penjual. Website tersebut dinamakan BADUMA singkatan dari Baduma Marketplace. Layanan yang akan diberikan oleh Baduma yaitu berupa kemudahan transaksi yang dilakukan melalui website, terdapat halaman untuk: penjual dan pembeli. Keunggulan layanan yang diberikan oleh Baduma terdapat dalam kemudahan transaksi, adanya fitur costum produk, komentar, dan halaman edukasi bagi penjual. Diharapkan halaman edukasi bagi penjual dapat membantu menambah wawasan mengenai pembelajaran entrepreuner, seperti: keuangan, marketing, Sumber daya manusia dan lain sebagainya.

Tujuan Baduma adalah menjadi platfrom yang dapat berguna bagi penjual dan terutama pengrajin alas kaki di Cibaduyut dalam menjual produknya, sehingga diharapkan dengan website yang telah kami sediakan dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia yang ingin membeli sepatu Cibaduyut tampa perlu ke daerah Cibaduyut. Dengan dimulai menggunakan platform website, kemudian bisa bertahap menggunakan aplikasi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses platform kami. Dan Selanjutnya harapan besar kami bisa bertahap memasarkan hingga ke seluruh dunia secara global.

Tonton video dokumentasi di sini.

Top