Loading...

Digitalisasi dan Inovasi Sadar Wisata Taman Suko Sebagai Pendorong Perekonomian Masyarakat Kalipare

Innovillage
Share post:

Desa Sukowilangun merupakan salah satu desa yang terletak di sebelah utara Sungai Brantas (Bendungan Sutami) Kecamatan Kalipare Kabupaten Malang Jawa Timur. Desa ini memiliki 6.870 penduduk 1.254 bekerja sebagai buruh lepas. Potensi Sumber daya alam (SDA) yang melimpah khususnya dibidang pertanian, perkebunan, budidaya ikan (keramba) dan Pariwisata. Wisata salah satunya adalah Taman Suko yang dikelola oleh Sadar Wisata. Sadar Wisata merupakan sebuah komunitas yang membangun gerakan perubahan pola pikir kepada masyarakat, bahwa wilayahnya memiliki potensi besar untuk pariwisata sebagai pendorong ekonomi selain dari pertanian dan perkebunan.

Taman Suko adalah sebuah wisata yang menawarkan keindahan alam asri pedesaan dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan salah satunya adalah kolam renang yang menghadap langsung ke persawahan. Adapun aktivitas dari komunitas sadar wisata adalah perbaikan fasilitas dan sarana prasarana wisata serta mengedukasi warga sekitar tentang pentingnya pariwisata sebagai pendorong ekonomi. Permasalahan yang dihadapi untuk berjalanya taman wisata suko yaitu Energi Listrik untunk penerangan pada malam hari, pemasaran, sarana prasarana dan fasilitas yang kurang memadai. Dalam hal ini karang taruna, masyarakat sekitar dan perangkat desa Kalipare juga turut mendukung kegiatan pemasaran dan pengembangan wisata taman suko, namun belum optimal karena pemasaran dan pengembangan wisata yang masih terbatas.

Inovasi yang akan diciptakan dalam menanggulangi permasalahan wisata taman suko seperti Energi Listrik pada malam hari, pemasaran, sarana prasarana dan fasilitas adalah dengan menyusun digitalisasi dan inovasi pembuatan Sistem Informasi Manajemen berbasis mobile serta website Sadar Wisata agar menjadi wisata unggulan didesa kalipare dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Untuk Inovasi penerangan kami menggunakan solar panel yang mampu menerangi wilayah wisata taman suko tentunya dengan memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber utamanya. Serta inovasi dan penataaan ulang dan menambah sarana prasarana seperti unit tunggal tempat pembuangan sampah, plang papan petunjuk nama wisata serta pengecetan kembali pada infrastruktur fasilitas yang sudah usang.

Untuk digitalisasi aplikasi berbasis mobile yang akan diciptakan dan kami berikan untuk pariwisata taman suko sepertinya masih kurang efektif disamping pendanaan yang kami terima masih kurang cukup. Saat ini mungkin sebagai media publikasi dan pemasaran mengandalkan website sudah meamadai, sedangkan untuk aplikasi berbasis mobile kedepanya akan kami rencanakan dan akan terealisasi. Sebagai bentuk komitmen kami terhadap pengelola taman wisata suko dan juga program innovillage kami sudah mendiskusikan dengan pengelola taman suko serta team, akhirnya kami menemukan solusi sebagai pengganti aplikasi berbasis mobile yaitu penambahan fasilitas baru diantaranya kolam ikan dan juga kandang burung merpati.

Tujuan kami yang paling utama adalah membawa perubahan baru untuk pariwisata taman suko desa kalipare yang didukung dan dibiayai melalui program Innovillage. Agar pariwisata tersebut semakin maju dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Supaya perekonomian masyarakat desa lebih unggul dan mampu menambah penghasilan selain dari buruh perkebunan. Pada implementasi tahap 1 ini kami sudah melakukan dan mengerjakan beberapa hal diantaranya : 1. Meeting Team 2. Observasi dan koordinasi dengan pengelola 3. Desain solar panel yang akan digunakan 4. Pemasangan Buis Beton untuk tempat pembuangan sampah akhir 5. Pengecetan ulang fasilitas yang sudah using 6. Desain website kepada desainer 7. Desain kolam renang dan kandang burung merpati sebagai pengganti aplikasi berbasis mobile

Video implementasi awal : https://youtu.be/lFLLCo-PN3E

Video implementasi tengah : https://youtu.be/G8WEzsysPB4

Video implentasi akhir : https://youtu.be/UgkZ1W-A9Z8

#Innovillage2022 #DigitalUntukSemua
Share post:
Top